phpMyAdmin adalah aplikasi pengelola database dengan Graphic User Interface (GUI) yang User Friendly berbasis scripting language PHP, phpMyAdmin juga telah mendukung beberapa database diantaranya MySQL & MariaDB.

Persiapan

Sebelum kita melakukan instalasi Nginx dan phpMyAdmin, kita harus melakukan beberapa ritual di antaranya:

Sudah Root

Pastikan Linux Anda Sudah Di Root

Update Server

$ apt update

Upgrade Server

$ apt upgrade

Install Paket Rekomendasi

$ apt install wget zip unzip nano

Install Nginx

Setelah melakukan ritual diatas kita langsung saja melakukan instalasi Nginx, jika di Linux kalian sudah terinstall maka tidak perlu melakukan instalasi untuk kedua kalinya.

Kode Instalasi Nginx:

$ apt install nginx

jika sudah selesai diinstall, kita akan start Nginx dan aktifkan startup dengan kode:

$ systemctl start nginx
$ systemctl enable nginx

setelah itu kita akan cek status nginx dengan kode:

$ nginx -t

jika muncul tulisan ok berarti nginx sudah berhasil di start tanpa error.

Install MySQL Database

Sebelum melakukan instalasi MySQL Database, ada baiknya kita cek terlebih dahulu dengan kode:

$ mysql -V

jika muncul versi dari MySQLnya berarti MySQLnya sudah ada dan tidak perlu melakukan instalasi untuk kedua kalinya, jika tidak muncul versi dari MySQLnya maka lakukan instalasi dengan kode:

$ apt install mysql-server mysql-client

jika sudah selesai diinstall, kita akan start MySQL dan aktifkan startup dengan kode:

$ systemctl start mysql
$ systemctl enable mysql

jika sudah, bisa kalian coba masuk ke mysqlnya dengan kode:

$ mysql

dan keluar dari mysql dengan kode:

$ exit;

Install PHP

Sebelum melakukan instalasi PHP, ada baiknya kita cek terlebih dahulu dengan kode:

$ php --version

jika muncul versi dari PHPnya berarti PHPnya sudah ada dan tidak perlu melakukan instalasi untuk kedua kalinya, jika tidak muncul versi dari PHPnya maka lakukan instalasi dengan kode:

$ apt instal php8.0* | rumus: php<versi php><ekstensi>

jika sudah selesai diinstall, kita akan start PHP-FPM dan aktifkan startup dengan kode:

$ systemctl start php8.0-fpm
$ systemctl enable php8.0-fpm

Install phpMyAdmin

Berikut kode instalasi phpMyAdmin:

$ apt install phpmyadmin

dibagian Web server to reconfigure automatically, kalian tekan Tab untuk tidak memilih manapun kemudian tekan Space untuk melanjutkan instalasi. Kemudian dibagian Configure database for phpmyadmin with dbconfig-common, kalian pilih Yes(pilih dengan Tab) kemudian tekan Space untuk melanjutkan instalasi.

jika sudah selesai diinstall, kita akan symbolic link atau shortcut ke root directory pada /var/www/html/ dengan kode:

$ ln -s /usr/share/phpmyadmin /var/www/html/phpmyadmin

saya sarankan dikode bagian /var/www/html/phpmyadmin kalian ubah menjadi /var/www/isi_terserah (yang penting tidak mudah diketahui orang lain dan tanpa karakter spesial seperti /\#@%^&* namun boleh menggunakan _ atau underscore/garisdibawah)

setelah itu kalian bisa ke:

$ cd /etc/nginx/sites-available
$ ls

$ cd /etc/nginx/sites-enabled
$ ls

dan pastikan di kedua folder itu ada file default, jika di folder sites-available tidak ada file default kalian bisa gunakan kode berikut:

$ ln -s /etc/nginx/sites-enabled/default /etc/nginx/sites-available/default

jika sudah, bisa kalian cek lagi di folder sites-available, seharusnya sudah ada sih. Kemudian kalian bisa Tes Nginx dengan kode:

$ nginx -t

jika muncul syntax ok, berarti tidak ada error. Setelah itu kita lakukan Restart Nginx dengan kode:

$ systemctl restart nginx

setelah itu kita akan membuat Superuser phpMyAdmin baru, pertama jalankan kode:

$ mysql

jika kalian set password untuk mysqlnya maka dengan kode:

$ mysql -u root -p

dan masukkan password yang kalian set, jika sudah masuk ke mysqlnya, kita akan buat Superuser dengan kode:

$ CREATE USER 'namaUser'@'%' IDENTIFIED BY 'passwordUser';
$ GRANT ALL PRIVILEGES ON *.* TO 'namaUser'@'%' WITH GRANT OPTION;

kemudian keluar dari MySQL dengan kode:

$ exit;

jika sudah, kita akan melakukan Bind Address agar MySQLnya bisa diremote, dengan kode:

$ /etc/mysql/mysql.conf.d/mysqld.cnf

kemudian tambahkan kode berikut kedalam file mysqld.cnfnya. kalau kodenya sudah ada, bisa di ubah aja jadi seperti berikut.

[mysqld]
bind-address        = 0.0.0.0

jika sudah, bisa kalian izinkan akses firewallnya dengan perintah:

$ ufw allow 3306/tcp

jika sudah sukses, bisa kalian save dan restart mysql dengan kode:

$ systemctl restart mysql

kemudian silahkan Tes dengan mengakses url:
http://ip/symbolic_link (yang kalian set diatas tadi, dibagian phpMyAdmin symbolic link pertama)
Contohnya kalau saya set symbolic linknya dengan /var/www/html/db, maka urlnya http://ip/db. Jika ingin mengubah symbolic linknya kalian bisa ke direktori /var/www/html/ , kemudian rename symbolic linknya dengan kode:

$ mv namaSymbolicLinkLama namaSymbolicLinkBaru

dan akses url dengan nama symbolic link barunya.
Demikianlah dan Selamat Mencoba 🙂